puisi cinta

Posted on Agustus 6, 2013. Filed under: air kehidupan |

ketika dedaunan semua tertunduk sambil bertasbih

angin menghembuskan semilirnya dengan rangkaian asma Allah

awan berburu langit, menderukan kalimat La ilaha Illah

cintaku padamu karena Allah

Islam yang salam, keselamatan dunia dan akhirat.

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

4 Tanggapan to “puisi cinta”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

Mohon maaf, huruf pada kalimat tahlilnya kurang.

Subuh tersongsong oleh gema takbir
Azan terseru di segenap penjuru
Embun pun muncul menyejukkan musafir
Saksi bahwa cintaku tulus untukmu

susungguhnya cinta yang abadi hanyalah cinta kita kepada ALLAH dan Rosul


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: