Archive for April, 2010

Alkitab bukan firman tuhan, atau paulus yang berdusta? (bagian 1)

Posted on April 24, 2010. Filed under: buah pemikiran |

Paulus adalah seseorang yang diyakini umat Kristen sebagai rasul.

tapi sesungguhnya paulus yang berperan banyak dalam alkitab ini, justru malah memperkuatkan bukti bahwa dirinya adalah Pendusta dan bukan Rasul karena  Ketidak akuratan dan kontradiksi dalam alkitab yang disusunnya sebagai kitab suci pengikutnya (baca: pemuja jesus)

di bawah ini akan menjadi bukti, bahwa Al Kitab yang dikabarkan oleh Paulus bukanlah berasal dari Allah yang Maha Suci dan Maha Pandai yang tidak mungkin melakukan kesalahan dan kekeliruan. perhatikan baik-baik hal ini, dan ambil kesimpulan, apakah alkitab bukan firman tuhan, karena kesalahan2 dalam alkitab, atau paulus yang pandai bersilat lidah atau kedua-duanya memang salah?

Nabi Ismail Melahirkan keturunan Budak atau raja?
Isi surat-suratnya (Paulus) keras dan tajam, kalau dapat dikatakan Paulus sangat lancang. Dia menyatakan bahwa orang-orang Yahudi adalah orang-orang merdeka karena keturunan dari Ishak dengan ibunya Sarah yang merupakan wanita merdeka.
Sedangkan Ismail adalah dari keturunan Hagar ( Hajar) adalah budak, karena Hagar adalah budak, maka dia akan memperanakkan anak-anak penghambaan (budak).
Dengan demikian orang-orang Arab yang merupakan keturunan Ismail adalah budak belian semuanya, ini sesuai dengan anggapan orang Yahudi tersebut (Paulus). Hal ini tercantum dalam perjanjian baru (Galatia 4: 21-31).
“…Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak ( Ismail dan Ishak), seorang perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari seorang perempuan yang merdeka…” yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak penghambaan(budak) itulah Hagar-Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab….”
Namun ternyata Paulus tidak teliti dan melupakan sebagian isi “kitab sucinya” yang dikabarkannya atau pura-pura tidak tahu kalau dalam perjanjian Lama, juga disebutkan bahwa Ismail diberi berkat oleh Allah dan keturunannya menjadi bangsa yang besar dan 12 raja akan muncul padanya.
“Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; Ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar. (Kejadian 17:20)

apakah tuhan yang lupa cerita soal ismail dari kitab sebelumnya (di perjanjian lama dan kemudian berubah cerita soal ismail ini, kemudian di perjanjian baru. 😀

tuhan tidak pernah salah dan tuhan selalu benar, kalau “kitab suci” bisa lalai begitu, tentulah itu bukan pekerjaan tuhan 😀

salam penulis

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 45 so far )

alquran adalah firman Allah

Posted on April 9, 2010. Filed under: air kehidupan |

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara televisi `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli kelautan (oceanografer) dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam bawah laut untuk ditonton jutaan pemirsa di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemukan beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/ tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. Fenomena ganjil itu membuat penasaran Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan…”
Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak bisa ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” artinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sungguh-sungguh kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika ia pun memeluk Islam.  Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim.
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 10 so far )

jalan keselamatan

Posted on April 2, 2010. Filed under: pelajaran ma'rifat |

bilakah kita telah mengesakan tuhan?, mengakui bahwa hanya ada satu tuhan untuk seluruh semesta.

lalu kemudian kita mengadakan tuhan, bagaimana caranya?

selanjutnya menyatakan diri sebagai khalifah/pemimpin di jagad semesta, tanggung jawabnya?

akhirnya kita mengakui kehambaan kita. bilakah?

=pencarian jadi diri=

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 12 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...