Archive for September, 2008

tentang sholat berjamaah, hadits yang meragukan

Posted on September 28, 2008. Filed under: serba-serbi |

diambil dari dialog saya di milis tetangga:

Perintah Alloh Ta’ala Untuk Sholat Berjamaah dan Ancaman Nabi Yang Sangat Keras Bagi Yang Meninggalkannya

“Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’ (dalam keadaan berjamaah).” (Al Baqoroh: 43). Perhatikanlah wahai saudaraku, konteks kalimat dalam ayat ini adalah perintah, dan hukum asal perintah adalah wajib. Rosululloh telah bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku yang ada di tangan-Nya, ingin kiranya aku memerintahkan orang-orang untuk mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku perintahkan mereka untuk menegakkan sholat yang telah dikumandangkan adzannya, lalu aku memerintahkan salah seorang untuk menjadi imam, lalu aku menuju orang-orang yang tidak mengikuti sholat jama’ah, kemudian aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Bukhori) Hadits di atas menunjukkan wajibnya (fardhu ain) sholat berjama’ah, karena jika sekedar sunnah niscaya beliau tidak sampai mengancam orang yang meninggalkannya dengan membakar rumah. Rosululloh tidak mungkin menjatuhkan hukuman semacam ini pada orang yang meninggalkan fardhu kifayah, karena sudah ada orang yang melaksanakannya. (Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al Asqolani)

Hanya Munafik Saja Yang Sengaja Meninggalkan Sholat Jama’ah Sahabat besar Ibnu Mas’ud rodhiyallohu’anhu berkata tentang orang-orang yang tidak hadir dalam sholat jama’ah: “Telah kami saksikan (pada zaman kami), bahwa tidak ada orang yang meninggalkan sholat berjama’ah kecuali orang munafik yang telah diketahui kemunafikannya atau orang yang sakit”. Lalu bagaimana seandainya Ibnu Mas’ud hidup di zaman kita sekarang ini, apa yang akan beliau katakan??? (Disarikan oleh Abu Hudzaifah Yusuf dari terjemah kitab Sholatul Jama’ah Hukmuha wa Ahkamuha karya Dr. Sholih bin Ghonim As-Sadlan) ================================================

disini justru saya ingin menyanggah pendapat tersebut.

“Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’ (dalam keadaan berjamaah).” (Al Baqoroh: 43). ayat alquran yang diposting diatas, hanya menyerukan perintah kepada muslim bahwa sebagai seorang muslim haruslah melaksanakan sholat, menunaikan zakat dan rukulah bersama orang-orang yang ruku, artinya, menjaga persaudaraan ukhuwah dan silaturahim islam yang menyembah kepada tuhan yang satu yakni Allah SWT. kebersamaan dalam keislaman. tanda dalam kurung…dalam keadaan berjamaah itu,adalah tafsiran tapi bukan suatu ketegasan,

perhatikan kutipan hadits yang mereka pegang ini:

“Demi Dzat yang jiwaku yang ada di tangan-Nya, ingin kiranya aku memerintahkan orang-orang untuk mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku perintahkan mereka untuk menegakkan sholat yang telah dikumandangkan adzannya, lalu aku memerintahkan salah seorang untuk menjadi imam, lalu aku menuju orang-orang yang tidak mengikuti sholat jama’ah, kemudian aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Bukhori)

…pernahkah terpikir oleh kita semua, seorang nabi besar yang berhati mulia, yang bahkan ketika hendak dicelakakan hidupnya pun oleh orang kafir, beliau malah mendoakannya dan berpasrah kepada Allah. lalu tiba2 dengan hadits diatas digambarkan, bagaimana nabi ini mempunyai niat dalam hati, hanya karena orang tidak bisa sholat berjamaah maka rumah2 mereka hendak dibakar olehnya? benarkah prilaku nabi ini sinergi dengan alquran?

…. saya sangat meragukan hadits ini,… ada saat dimana waktu kuliah dulu,..hampir2 terjadi pertumpahan darah, hanya karena hadits ini… jadi masgul…

lalu mereka katakan lagi, hanya orang munafik saja yang meninggalkan sholat berjamaah…

sungguh sangat naif….demikian sempitkah pengertian munafik itu yang dialamatkan kepada orang2 yang tidak sempat sholat berjamaah….

bukankah tiap-tiap orang memikul sendiri tanggung jawabnya(dosanya)? lalu kenapa pula nabi hendak membakar rumah seorang muslim hanya karena tidak bisa sholat berjamaah?

alquran; (17:13)

“Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka.

(17:14)

“Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu”.

(17:15)

“Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng’azab sebelum Kami mengutus seorang rasul”.

tidak ada paksaaan dalam memasuki islam, apalagi bila dia sendiri telah muslim, kenapa pula harus dibakar rumahnya?

alquran:

(2:256) “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

so, bagi saya antara sholat berjamaah ataupun sendiri, dua-duanya sama pentingnya

kenapa harus dibedakan? bukankah tujuannya sama? tak jarang dalam sholat sendiri saya merasakan

yang disebut, kenikmatan dalam beribadah/sholat.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 30 so far )

ramadhan a few year’s ago

Posted on September 15, 2008. Filed under: serba-serbi |

kalau lihat judul atasnya, kesannya gimana gitu…

inggris sekaleee…heheheh..

padahal saya hanya ingin bercerita tentang kisah ramadhan saya beberapa waktu yang lalu.

pada tahun 2003, saya sempat menetap di bogor dan jakarta. dan di tahun itu pula saat pertama bagi saya menikmati ramadhan di negri orang, (secara, saya ini aslinya orang intim..indonesia timur)

ada saat, dimana saya diajak untuk buka puasa bersama dikediaman jusuf kalla, beliau pada waktu itu masih menjabat menkokesra. ajakan tersebut langsung saya iyakan,..hehehee, kapan lagi bisa buka puasa di rumah pejabat negara? ya, to..

alhasil bogor- jakarta  melalui tol jago rawi, ditempuh dalam waktu 45 menit. dan kami pun sampai di perumahan mentri di daerah jakarta selatan, sayangnya saya lupa nama jalannya.

secara pula, pak yusuf tuh kebetulan orang bugis makassar, maka menu berbuka di rumah beliau juga adalah coto makassar,….wah, asyik nih, soalnya 5 bulan di bogor, nggak pernah liat dan makan coto makassar. uniknya, semua undangan dipersilahkan meracik sendiri cotonya sesuai selera. jadi yang nggak biasa makan coto makassar, bingung juga, dan setelah semua coto terhidang didepan tamu, MCnya nantang untuk mencoba kuah coto teman2 di satu meja kami (bersepuluh orang), dan hebatnya…(ya, narcis lagi..hehehe) coto saya yang mendapat pujian dari sang MC,..katanya lagi, sangat tepat dan rasa dan ukuran manis asem pedasnya dan sangat bercita rasa sulawesi…heheehe, saya jadi malu juga, tapi bangga…

ternyata meski 5 bulan nggak pernah ketemu coto makassar, kepiawaian saya dalam meracik coto masih terjaga,..walah..segitunya…..heheheheh

sungguh, ramadhan di tahun itu sangat berkesan…..

sekiranya tau, tuh pak yusuf kalla bakalan jadi wapres,

sekalian saja, puas2in foto bareng dengan seluruh keluarganya…hihihihi

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 17 so far )

hadits qudshi tentang puasa

Posted on September 9, 2008. Filed under: hadits qudshi |

“Berpuasalah untukku, maka aku sendiri yang akan menilainya dan memberi balasannya kepadamu.”

adi isa:

jika puasa dilaksanakan semata-mata karena Allah, insyaallah Allah sendiri yang akan memberikan

balasannya di akherat kelak.

ada juga konsep, bahwa kita puasa adalah untuk-KU, maka aku melakukan puasa semata-mata

untuk-Ku, jadi persoalan mau menjalankan atau tidak biar Aku, sendiri yang menilai.

sejauh mana anda paham dengan hal itu.

secara sepintas, kedua hal tersebut bersebrangan makna, namun kalau dikaji dan dimaknai secara mendalam, sangat sinergi dan merupakan kesatuan makna.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 10 so far )

cara pandang kita beda, its ok

Posted on September 7, 2008. Filed under: air kehidupan |

kalau lagi ngumpul dengan teman,

ada saja bahan yang menjadi topik untuk diskusi.

kali ini topiknya agak berat; tentang nyawa.

aku sih, rada ribet kalau urusan yang berat2 gitu. secara, aku ini juga baru belajar..hiks…

pendapat teman sih, nyawa adalah bagian yang halus dari diri manusia,

ya, mungkin maksudnya titipan sifat dari tuhan, demikian kata aku.

dia nggak berwujud, tapi jelas dapat diketahui dari ciri-cirinya.

yakni ada hanya kepada yang namanya makhluk hidup.

bila nyawa telah keluar dari tubuh itu berarti mahluk tersebut telah mati. demikian teman saya melanjuti

percakapan.

eit..saya potong dulu.

mana sih yang benar,?

nyawa yang keluar dari tubuh,?

atau tubuh yang keluar dari nyawa…?

semua teman mengatakan nyawa keluar dari tubuh.

sedang aku sendiri mengatakan

tidak, justru tubuhlah yang keluar dari nyawa.

semua pada diam, lagi mikir…

mau menyanggah, takut juga, soalnya

adi isa, sering kasih argumen ke mereka yang agak-agak masuk akal…

hihihihi, so

sebenarnya semua itu benar, tergantung cara pandang kita aja…ya to..heheheh

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 12 so far )

Adi isa cs dan pria gamis

Posted on September 4, 2008. Filed under: air kehidupan |

perjalanan yang ditempuh antara makassar-surabaya dengan menggunakan kapal pelni cukup menyenangkan

apalagi tur yang kami jalani ini adalah liburan dalam rangka mengarak calon pengantin di tanah jawa.

waktu tempuh untuk sampai di pelabuhan perak surabaya dari pelabuhan makassar kurang lebih sehari semalam.

saya pribadi belum terlalu punya banyak pengalaman naik kapal pelni. terrnyata sangat menyenangkan berada di lautan luas, apalagi cakrawala menutupi seluruh pandangan disetiap sisi penjuru.

teman-teman mengajak untuk naik ke tempat buritan kapal yang ada tempat santai dan istirahatnya.

saya melihat disitu ada cafe and resto rupanya, dan kamipun duduk-duduk disudut cafe itu yang disedikit berada dibagian luar dari cafe di kapal pelni tersebut.

tak berapa lama, seorang pria gamis muncul ditempat itu dan langsung mengambil tempat yang jaraknya berdekatan dengan kami. pria itu kelihatan sekali dari penampilannya sebagai orang yang cukup agamis dan taat. terjadilah dialog sbb:

pria gamis : “assalamualaikum wr.wb”

adi cs        : “wa alaikum salam wr.wb”

sambil melemparkan senyum dan salam pria gamis itu mengeluarkan makanan yang dibawanya dan menyodorkan kepada kami. dan kamipun tidak keberatan untuk memakannya. sang pria gamis merasa mendapat sambutan langsung memulai percakapan.

pria gamis  : “tempat kayak begini, adalah sarang maksiat dan menjauhkan kita kepada Tuhan dan iman kita akan tergoda untuk hal2 yang buruk, gimana mas..?”

adi cs         : ” wah, mas, kalau menurut saya justru tempat ini sangat baik dan  paling cocok untuk menguji keimanan kita

pria gamis : “jangan mas, tempat ini tidak baik”

adi cs        :”saya rasa, kalau kita tidak ingin tergoda, mungkin lebih baik di mesjid saja, karena disana tidak ada godaannya, dan lagi kita tak perlu menguji keimanan karena mesjid sudah menenangkan jiwa”.

pria gamis itu tidak puas, dan dengan raut wajah yang agak tersinggung, pria gamis itu berkata:

” kenapa anda mengatakan tempat beginian baik untuk kita? justru tempat beginian yang merusak generasi muda dan merusak aqidah dan keimanan”

saya jawab: “itu kembali lagi kepada individunya mas, kalau saya pribadi dimanapun saya berada saya merasa selalu bersama Allah, jadi tempat kayak begini bukan masalah, justru semakin memberikan pemaknaan arti kebesaran tuhan dengan segala penciptaannya.

tiba-tiba suara adzan berkumandang karena waktu telah menunjukan waktunya dhuhur,

pria gamis itu lalu mengajak meninggalkan cafe itu dan mengajak sholat di mesjid,

kami menjawab: “silahkan mas, kami lagi menunggu panggilan hati untuk sholat

pria gamis: “jangan ikuti itu, itu panggilan setan”

saya:(“massyaallah, dalam hati sih..)…silahkan mas, kami tidak mau sholat karena kami belum mau sholat dan kami tidak akan sholat hanya karena ajakan orang lain….

dan pria gamis itu dengan wajah yang sedikit geram, berlalu tanpa mengucapkan salam,

sebagaimana salam sewaktu pertama kali dia datang dan berjumpa dengan kami….

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 13 so far )

Hello world!

Posted on September 4, 2008. Filed under: Uncategorized |

inilah dunia baru….

wellcome to dunia maya…

yang mau, komen gila silahkan, yang sok ngajarin silahkan,

yang mau nyontek silahkan, yang mau marah2 silahkan

yang mau kenalan silahkan, yang mau diperhatikan silahkan…

hallo dunia, its a big world…

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 1 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...