aku islam sejati

Posted on Desember 7, 2008. Filed under: air kehidupan | Tag: |

sebagai seorang sahabat,saya tidak berkeberatan
saat seorang teman saya mengundang saya untuk menghadiri acara
pembabtisan anaknya.
tidak hanya itu, tapi saya juga ditunjuk sebagai juru photo acara tsb.
maka dengan gaya seorang yang seperti profesional
saya mulai mengambil gambar moment demi moment…
tapi ditengah acara, ternyata kamera tersebut bermasalah
dan tidak bisa digunakan.
bukan hanya saya yang gusar namun kelihatan sekali sahabat saya itupun
mengalami kegusaran yang sama.
maka tanpa pikir panjang saya tancap gas ke toko terdekat.
lalu nekat meminjam pada pelayan ditoko tersebut kamera baru
dengan alasan, saya hendak memotret kemenakan saya yang sedang dibabtis di gereja santo itu.(kamera lama pun saya titip)
sebagai jaminan saya menitip ktp dan sim saya juga,
lalu tancap gas kembali lagi ke gereja tersebut.
saya dan teman saya bisa bernafas lega karena
semua moment penting dapat saya abadikan,….
dan disaat itulah masih dalam gereja, seorang rekan bisnis saya melihat saya
dan berkata” lho mas Adi, bukankah anda ini seorang muslim?
atau kah sudah berpindah agama?
saya jawab:”ya, saya muslim, nggak salah kan kalau saya membantu saudara saya?

dan teman itupun tersenyum manis sekali pada saya….
bukankah seharusnya kita saling membantu dalam urusan,
tapi tidak merusak akidah masing2?

selesai acara itu, saya balik lagi ke toko tempat saya meminjam kamera tadi,
ternyata kudapati pelayan toko itu dengan wajah, harap2 cemas menanti kedatangan saya.
selidik punya selidik akhirnya saya tau, ternyata pelayan toko itu
gelisah, karena melihat sim dan ktp yang saya titip dari milik saya itu,
sempat dibacanya dengan tulisan:
agama: islam

dipikirnya,saya sedang memperalatnya
karena alasan saya tadi yakni meminjam kamera di toko tersebut
karena hendak memotret prosesi pembabtisan kemenakan saya…
hm…
anehnya lagi, katanya saat meminjamkan kamera tadi
dia melihat wajah saya, mirip warga keturunan…
oalah….(padahal saya berfikir, pasti dia sedang melihat artis sinetron)
he..he..he..
(artikel ini, sudah pernah saya muat di adiisa.blogspot.com, Mei 2008)

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

26 Tanggapan to “aku islam sejati”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

Kisah yang perlu dibaca oleh mereka yang suka bikin masalah SARA…

Salam kenal mas…

Wowww akhirnya gw bisa masuk jugaaaa, udah beralih ke WP…..Waktu masih kecil pernah baca puisi saat sekolah mereyakan natalan…..
Hehehe…. geer niyeee

waduh..klo saya sih belum pernah punya pengalaman kek gituh… klo saya sih bakalan binun..tolak ato kagak ya..:D

sebagai muslim, kita dilarang untuk beribadah menurut cara non muslim… tapi untuk sekedar berpartisipasi di suatu acara, selama kehadiran kita disana bukan sebagai peserta ibadah, menurut gw sih gak masalah… iya kan? 🙂

yup betul mas, selama tidak bertentangan sah2 aja kok…. hehehe..

halah!
baru diminta motret aja udah berkoar islam sejati
masih sodara lagi

@fery
sirik ni ye…! heheheh
wah, nama kita sama ya,…tapi bedanya
kamu tuh sepertinya penyembah cowok ganteng…hehehehe

ini di Indonesia apa di luar negeri?

hehehe…. mampir lagi nih mas, sekalian mau ngasih undangan ada hadiah yang bisa di ambil di rumah….. 😀

Wahh… pengalaman menarik @mas Feriadi Isander.
Umat non muslim banyak yang tidak memahami bahwa kewajiban umat islam menolong fakir miskin, menyantuni anak yatim…. dsb. Semua itu tidak terbatas hanya kepada saudara seagama saja.

Salam jumpa, Haniifa.

@arul

bukan di LN mas, tapi di DN,
ok, thanks for attensinya.

@han-han

ia, aku udah cek…hehehehe

@haniifa

wah, uda online lagi?
kemarin sempat menghilang ya?
salam jumpa lagi.

membaur tak berarti lebur kan.? :mrgreen:

@inidanoe

yap, anda benar sekali,…

pengalaman kita serupa, mas. pertengahan bulan ini saya (pake kerudung lho)
juga motret anak sahabat yang dibaptis di gereja. ndak ada masalah. usai peribadatan, ketika keluarga sahabat berfoto dan bersalaman dengan pendeta, saya ikutan.

@yep

ya, gitu deh mbak..
islam itu rahmatan lil alamin…
terimakasih sudah mau mampir.

Saya juga terkadang dianggap membenci orang Kristen. Padahal family saya ada juga yg Kristen. Dan ketika paman saya yg Kristen sejak aqil baligh itu sakit, family yg Muslim ikut mengurus perawatan paman saya itu.

Saya jadi bingung, dari mana mereka mendapat info bahwa Islam itu kejam? Siapa kiranya yg mencekoki pemahaman2 keliru itu? Bahkan seorang terpelajar dan bahkan menjadi wakil rakyat di Belanda membuat film yg coba membuat image buruk tentang Islam. Bahkan seorang petinggi di Vatikan sampai tega menyebut Nabi Muhammad dengan sebutan yg tidak pantas.

Teruskan perjuangan Anda untuk menunjukkan kepada mereka bahwa pandangan negatif mereka terhadap Islam itu keliru .

@toocool

wah, senang sekali anda mau mampir di rumah saya ini,mas…
kalau nggak salah, anda teman di situs hot article kan?

biasalah bro, orang yang nggak kenal islam itu,
karena udah kadung benci dengan islam. padahal mereka nggak pernah tau dengan islam yang sebenarnya.

wassalam.

[…] Top Clicks zulkarnaen.wordpress.comkemanusiaan.wordpress.comsubmission.org/miracle/vi…agorsiloku.wordpress.comsubmission.org/SP/APR97.h…feriadiisander.wordpress.…femalemind.wordpress.comferiadiisander.wordpress.…submission.org/quranhaniifa.files.wordpress.c… […]

mas adi isa ini sangat loyal sekali dalam berkawan teruskan perjuanganmu mas namun jangan samapi merusak agamamu sendiri ok

Saya dulu juga pernah ke acara ulang tahun teman saya yang kristen, disitu ada pendeta yang membaca khutbah dan doa. Tapi itu tidak masalah buat saya, yang penting saya tidak melakukan ibadah yang mereka laksanakan.

Kemana aja @Mas Adi, jarang OL…?! mudah-mudahan @mas dalam keadaan sehat wal afiat, Amin.

Salam hangat, Haniifa.

Hmm..lama ke hutan..bawa oleh2 ya…
segudang artikel …

@haniifa “n” @ayruel chana

terimakasih mas, keadaan saya sehat-sehat saja sejak pulang dari perkebunan. alhamdulillah semua tugas berjalan lancar.
sebenarnya banyak yang ingin saya tulis, soal pengalaman di perkebunan, bagaimana sampai akhirnya saya bertemu dengan seorang mantan laskar jihad di poso kemarin, tapi saya kira saya belum bisa menulis dengan baik dan apakah layak hal itu saya uraikan. jadi biar saja waktu yang menjawab semoga dapat ide dan kesempatan menulis..hehehe…
salam hangat.

Alhamdulillah….
Syukurlah kalau dalam kondisi sehat, semoga semakin sukses selalu….

Wassalam, Haniifa.

Salam kenal,

yups setuju bangetz ama mas @adiisa

salam kenal balik mas qarrobin
tks sudah mau mampir disini.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: