alquran adalah firman Allah

Posted on April 9, 2010. Filed under: air kehidupan |

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara televisi `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli kelautan (oceanografer) dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam bawah laut untuk ditonton jutaan pemirsa di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemukan beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/ tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. Fenomena ganjil itu membuat penasaran Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan…”
Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak bisa ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” artinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sungguh-sungguh kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika ia pun memeluk Islam.  Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim.
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

10 Tanggapan to “alquran adalah firman Allah”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

berkunjung kekawan lama

Salam kenal. 🙂

Mas adi tau nggak kemana si hanifah?

kang haniifa, masih sering mantau koq, jangan khawatir mas filar… 😀

cuman saat ini, kang hanif lagi ada kesibukan, sehingga belum punya waktu luang buat ngeblog

insyaallah, kalau urusan kang hanif kelar, beliau akan bersama kita lagi, dan akan berada digaris depan. 😀

Oh gitu toh Saya kira dia sakit atau apa, ada juga rasa khawatir dan rindu sama dia.
Ah mas hanifah pleace deh mas nongol dong!

Mas Adi Salam hangat selalu

MAU NANYA nih yg nulis kitab adi itu siapa sih?
Tuhan atau manusia??
kalau tuhan kenapa tidak semua tuhan berkata… tetapi ada juga cerita…(apakah disini tuhan bertindak sebagai penulis?..CONTOH…. DALAM NAMA PENGASIH DAN PENYAYANG… INI KATA SIAPA YY MANUSIA ATAU TUHAN/… Tolong pencerahannya…. piss bro…

baiklah, semoga bisa dipahami aja, tapi gue nggak ngarep anda jadi pinter setelah ini:

1. yang nulis kitab siapa? kalau nggak salah jaman sekarang sudah ada mesin cetak, tinggal di print aja. kalau anda tanya alkitab diturunkan oleh siapa, jawabnya: dari Tuhan yang maha kuasa dan maha benar.

2. tuhan nggak pernah nulis alkitab, kecuali menfirmankannya kepada makhluknya.

3. cerita dalam alkitab, adalah bagian dari alkitab, sebagai pelajaran untuk manusia yang datang dikemudian masa/wsaktu.

4. Dengan nama Allah yang maha pengasih dan penyayang, itu adalah firman tuhan,
tahukah kamu siapa yang dibilang dengan manusia itu?

ada apa dengan manusia? kenapa tuhan berkenan kepada yang namanya manusia?

semoga tercerahkan.

🙂 tuker link dunk,… link mu sudah ada di rumahku

kunjungan pertama gan,,

Apakah ayat-ayat alquran di bawah ini firman / perkataan alloh-swt?

qs 6:114 114. Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Quran) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Quran itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

qs72:11 Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.

qs 9:43. Semoga Allah mema’afkanmu. Mengapa kamu memberi izin kepada mereka(untuk tidak pergi berperang), sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar (dalam keuzurannya) dan sebelum kamu ketahui orang-orang yang berdusta?

qs 19:33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”

qs 28:67. Adapun orang yang bertaubat dan beriman, serta mengerjakan amal yang saleh, semoga dia termasuk orang-orang yang beruntung.

qs 33:56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya

qs 27:91. Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lahsegala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: