merenungku

Posted on November 26, 2008. Filed under: buah pemikiran |

Kehidupan dunia banyak menyebabkan manusia lupa akan tujuannya,

Dari mana asalnya, untuk apa hadirnya, kemana kembalinya?

Benarkah janji itu ditepati?

Benarkah perceraian itu akan terjadi?

Jika surga dan neraka tempat kembali yang kekal,

Bisakah tidak memilihnya?

Dalam hati sanubari ataupun nurani manusia, ada

Terbersit, suatu keinginan yang luhur untuk mencari jalan keselamatan.

Apapun agamanya apapun ideologinya, dihatinya yang luhur itu

Bertanya bahkan menangis, apakah benar inilah jalan yang diterangi itu?

Inikah jalan pilihan yang benar?

Lalu kenapa jalan ini berlaku padanya?(agama dan ideology itu)

Mengapa tak bisa memilih saat dilahirkan?

Jika usaha untuk mengenal keselamatan yang sebenarnya

Diperlukan kerja keras dan pembelajaran

Mengapa rasanya tidak mudah?

Apakah yang ditakuti?

Jika keselamatan adalah pilihan

Benarkah bukan karena manusia tidak mampu memilih?

Benarkah karena pertimbangan rasa dan kenyamanan?

Apakah diperlukan keberanian yang luar biasa?

Adakah hati kecil ini, mengaku

Tuhan…sungguh saya tak mampu untuk semua ini.

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

3 Tanggapan to “merenungku”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

semangat mas…
mampu…

semoga aku ga salah komen, deh… 🙂

Manusia pada dasarnya tidak akan mampu….

Sesungguhnya manusia itu tiada Daya dan Upaya

Biarkanlah Sang pemilik keselamatan yang memilihkan kita jalan keselamatan itu sendiri Dengan Cinta dan kasih_Nya
Dengan Nur_Nya yang tazali pada Diri dan Seluruh sekalian Alam

Semoga kita menjadi orang-orang yang di pilih Oleh_Nya

Salam

Sungguh diri ini “Laa Hawla Wa Laa Quwwata…….”

Asalnya dari tidak ada kembali menjadi tidak ada.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: