hadits qudshi, ketuhanan

Posted on November 26, 2008. Filed under: hadits qudshi |

“Aku tuhan, tiada terkandung didalam bumiku dan tiada pula dikandung didalam langitku, tetapi aku terkandung dalam hati hambaku yang mukmin.”

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

6 Tanggapan to “hadits qudshi, ketuhanan”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

terkandung didalam hati hambaku yang mukmin, apakah pernyataan ini tidak berkontra dengan pernyataan bahwasanya Tuhan itu ada dilangit ketujuh.
sory saya baru belajar.

“Aku tuhan, tiada terkandung didalam bumiku dan tiada pula dikandung didalam langitku, tetapi aku terkandung dalam hati hambaku yang mukmin.”

apakah pernyataan diatas tidak berkontra dengan pernyataan bahwasanya Tuhan itu ada dilangit ketujuh.
sory saya baru belajar.

@hitech

koq, bisa dobel gitu?

tuhan ada di langit ke tujuh?

wah, kayaknya,
emang perlu belajar tuh mas/mbak…
hehehe

salam…

Kalau ALLAH sama dgn kita yang kasat mata…
APA BEDANYA KITA DGN DIA?

tentu segala sesuatu yg diliat mata akan tampak kekurangan.langit pun terlihat oleh mata.
ALLAH bukan di langit ke 7.pendapat ini dari mana sich?
sedangkan tsummastawa alal arsy…
itu pada waktu penciptaan.
sedangkan makna tsummastawa…aja belum ada yg tepat di indonesianya…

@ayruel…
apa bedanya kita dengan dia?
====================
wah, saya belum berani menjawab..hehehehe

bro, dalil diatas adalah sebuah hadits qudshi..

mungkin langit ke-7 versi orang awam bisa berbeda penafsiran. saya percaya bro ayruel sudah sampai kesana.

saya juga masih belajar..
yang jelas, kalau kita maknai hadits qudshi diatas,..” tuhan hadir dalam iman seorang muslim”…
secara fisik tidak akan tuhan mengambil tempat
karena semua yang mengandung unsur tempat/atau wadah, maka tuhan tidak akan mungkin ditempatkan dalam alam khayalan kita.
atau istilah kerennya,..gambaran mental…
ntar jadi kayak orang nasrani lagi..hihihi
tuhan, pengen di sorga…
hala,..ada-ada aja…

penasaran khan? hehehehe…
ntar lanjut lagi ya…

Assalamu alaikum

Tuhan di sorga???
itu yg lucunya…

lach… sorga diciptakan oleh ALLAH.
kok Kholik(pencipta) dibawah kendali makhluk(sorga dll).
setiap yg terikat dgn makhluk berarti lemah.
ALLAH BUKAN LEMAH.

comment saya sebelumnya mendukung hadist qudsi loch bang adi….
Tiada terkandung didalam bumiku dan tiada pula dikandung didalam langitku…..
maksudnya berbeda dgn makhluk..MUKHOLAFATU LIL HAWADISI.
lanjut….

tetapi aku terkandung dalam hati hambaku yang mukmin.”

ini hampir sama dgn : aku lebih dekat dari urat nadimu…
hati dan nadi hanya bahasa yg mudah dimengerti manusia(makna sebenarnya lebih dalam ,,tak mampu aku menterjemahkan)…manusia kemampuannya dalam memahami sangat dibutuhkan yg namanya komunikasi dgn bahasa….

Kuncinya AHAD.waduch kalo ini… nggak mampu terucap kata2 dan tak tertuliskan tinta.
fana…..
hanya ada….
maka baqo…..

balik lagi…..!!!
Jadi ingat kita ini KHOLIFAH(wakil,pengelolah dll).
hhhhhhh
Wassalam


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: