hadits qudshi tentang amalan dan perbuatan manusia

Posted on Oktober 5, 2008. Filed under: hadits qudshi |

” walau engkau datang dengan segunung amalanmu, belum sebanding dengan satu biji mata yang kuberikan. dan meskipun engkau datang dengan segunung dosamu, maka lebih baik adalah tobat dan ampunanku(rahmatku).”

adi isa: sebagaimana manusia selalu membangga-banggakan apa yang telah dikerjakannya, dan juga selalu menghitung-hitung amalan yang dilakukannya, cukuplah itu baginya, setiap ibadah yang dilakukannya selalu menginginkan untuk diberi pahala bahkan yang berlipat-lipat dengan harapan kelak masuk surga…

bahkan manusia itu lupa, setitik rahmat yang diberi Allah kepada akan lebih baik jika dia mau bertobat dan memohon ampunan meskipun hidupnya selama ini kotor.

terkadang kita menghakimi orang lain, mendikte orang lain, menyalahkan orang lain, ….maka saatnya sesudah lebaran ini kita memohon ampunan dan rahmat Allah, takutlah kepada Allah, bukan kepada nerakanya.

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

8 Tanggapan to “hadits qudshi tentang amalan dan perbuatan manusia”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

subhanallah….makasih ya infonya

jazakallohu khairan katsiiran.

menyalahkan lebih gampang dari pada mengakui kesalahan…

hadits qudsi itu sepertinya diturunkan buat saya ­čśŤ

sugeng riyadi ­čśÄ

Jika engkau datang kepada-Ku dengan Amal ibadahmu, maka akan kutagih amal ibadahmu itu seberapa banyak sudah amal ibadahmu.

Jika egkau datang kepada-Ku dengan Ilmumu, maka akan kutuntut Ilmumu itu seberapa banyak sudah engkau menuntut Ilmu.

Jika engkau datang kepada-Ku dengan Ma’rifatmu, akan kutanyakan juga MA’rifatmu itu sampai dimana kah sudah engkau berma’rifat kepada-Ku

Tetapi jika engkau datang kepada-Ku dengan seorang diri,berpasrah diri kepada-Ku, tidak beserta sesuatu apapun karena engkau sadar dirimu La… hawla wa la… Quwwata…..


Maka dirimu terlebih baik dan terlebih utama Bagi-Ku, maka “Aku” lah yang akan mendatangimu.

Salam kenal buat adi isa, dan kunjunganmu ke pengembarajiwa sangat saya sukai.

Alangkah baiknya jika rasa takut itu kita ganti denga rasa cinta kita ke pada Allah SWT
Dan karena Allah jualah kita dapat mencintaiNya

Saat ini hal itulah yang coba saya lakukan .

Salam kenal

maaf baru sempet berkunjung sekarang… maaf lahir batin yak


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: