cara pandang kita beda, its ok

Posted on September 7, 2008. Filed under: air kehidupan |

kalau lagi ngumpul dengan teman,

ada saja bahan yang menjadi topik untuk diskusi.

kali ini topiknya agak berat; tentang nyawa.

aku sih, rada ribet kalau urusan yang berat2 gitu. secara, aku ini juga baru belajar..hiks…

pendapat teman sih, nyawa adalah bagian yang halus dari diri manusia,

ya, mungkin maksudnya titipan sifat dari tuhan, demikian kata aku.

dia nggak berwujud, tapi jelas dapat diketahui dari ciri-cirinya.

yakni ada hanya kepada yang namanya makhluk hidup.

bila nyawa telah keluar dari tubuh itu berarti mahluk tersebut telah mati. demikian teman saya melanjuti

percakapan.

eit..saya potong dulu.

mana sih yang benar,?

nyawa yang keluar dari tubuh,?

atau tubuh yang keluar dari nyawa…?

semua teman mengatakan nyawa keluar dari tubuh.

sedang aku sendiri mengatakan

tidak, justru tubuhlah yang keluar dari nyawa.

semua pada diam, lagi mikir…

mau menyanggah, takut juga, soalnya

adi isa, sering kasih argumen ke mereka yang agak-agak masuk akal…

hihihihi, so

sebenarnya semua itu benar, tergantung cara pandang kita aja…ya to..heheheh

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

12 Tanggapan to “cara pandang kita beda, its ok”

RSS Feed for Feriadiisander's Weblog – Air kehidupan Comments RSS Feed

hmmm…. sama kyk telur yg duluan ada ato ayam?
mumet.com

Hik hik, my bro ternyata membuat blog juga di wordpress, nggak ngomong-ngomong.

Gua lagi gatel ni pengin tanya :
Mengapa tubuh yang keluar dari nyawa ? Hik hik.

@lovepassword

gatel ya?..ya, diagruk to mas..hahahahah

baiklah, buat saya “tubuh yang keluar dari nyawa”
karena nyawa adalah reflexi kehidupan…….
jadi tubuh tak ubahnya sebongkah batu atau barang yang telah terhembas dari kehidupan…
tapi pake”tanda kutip”….hehehehe

bagaimana kita kita tau bentuk nyawa?
nggak kan? cuma lewat tanda-tanda kehidupan yang melekat dari yang namanya, makhluk hidup.

saya kasih contoh,..ini nggak persis aja…hehehee

ikan yang saban hari hidupnya di air…
taru kata air adalah reflesi kehidupan, (saya bilang nyawa)
lalu sodaraku lovepassword mengambil ikan tersebut dan menjauhkannya dari air,
maka apa yang terjadi?
si ikan…akan koit, alias..is death…hehehehe

kesimpulan saya, tubuh si ikan telah keluar dari nyawa…wkwkwkwwk….hihihihi

Hik hik, yah lumayan masuk akal sih. Tapi kalo kamu ambil otaknya si ikan, ikan itu juga kemungkinan besar pasti mati, hik hik. Padahal otak itu kan ada di dalem tubuh. Hik Hik.

Jadi gimana yah ? Anggap saja kemungkinannya fifty-fifty deh. Omongan yang netral mungkin begini :

Nyawa telah berpisah dengan tubuh.

Ya ampun adi isa, bangun dong! Bangun, ayo bangun. Oh ternyata engkau sudah mati. Hiks….
Begini maksud saya. Anggap kalau jiwa benar ada. Maka bila tubuh yang meninggalkan jiwa, maka bukan hanya tubuh anda yang meninggalkan jiwa, tapi alam semesta ini bergeser meninggalkan jiwa. Bayangkan?
Dalam contoh saya diatas, orang yang membangunkan anda yang telah mati itu, menurut pendapat anda, pastinya juga meninggalkan jiwa anda, begitu juga rumah, tanah, udara, alam semesta. Well, saya rasa itu sangat bertentangan dengan hukum fisika yang kita kenal. Bila sudah bicara mengenai relativitas, tidak perduli anda yang meninggalkan jasad, atau jasad meninggalkan jiwa, tergantung pada sudut pandang. Jadi kalian membicarakan satu mata uang dengan berbeda sisi.
Jadi saya separuh mendukung anda, separuh lagi mendukung mereka yang berpendapat sebaliknya.
Ini dengan catatan kalau jiwa itu benar ada lo.

ada kisah ketika orang kafir mengadukan nabi SAW ke orang yahudi yang termasuk ahlul kitab dia diberi tiga pertanyaan dan orang yahudi berkata pabila dia menjawab 2 dan tidak menjelasakn yang satu maka benarlah kenabiannya ketika itu nabi menjelaskan kisah 3 pemuda ashabul kahfi dan juga iskandar dzulkarnaen tapi ketika nabi SAW ditanya oleh orang kafir quraisy tentang ruh maka allah berfirman katakanlah ruh itu adalah tuhanmu dan kamu hanya diberi sedikit pengetahuan tentangnya jadi jangan memperdebatkan soal itu tidak baik

Yang benar itu satu , dan yang salah itu banyak …..

@daengfattah
Jadi saya separuh mendukung anda, separuh lagi mendukung mereka yang berpendapat sebaliknya.
Ini dengan catatan kalau jiwa itu benar ada lo.
================================
lha,…
namanya juga tergantung sudut pandang hihihih

jika benar jiwa itu benar ada lo…
========================
loh, kamu kan belum pernah mati toh?
hhihihi..

jadi nggak usah ribet…karena jiwa dengan teori
manapun nggak bakalan dideteksi dengan
percobaan2 kimia or fisika…heheheheh

you know why?
karena alam anda nggak pernah mampir dialam
lain,..jadi ngga bakalan yakin…

saya tau alasannya,
karena, tuhan membiarkan anda untuk percaya
bahwa jiwa itu nggak ada, (kalau ngomong terus entar gue yang kualat sama tuhan,..koq saya jadi mendikte tuhan…ampun…….)
padahal lho bisa bedain mana jasad dengan orang yang hanya tidur…hihihihihi….

jiwa itu bahasa agama….
hanya dipercaya bagi yang beragama…
so, yang atheis…
dia nggak perlu pembenaran untuk jiwa…..

ya,ya,ya..salut..deh..heheheheeh

nemu blog adi isa di myq, liyat-liyat, degh trus ninggalin jejak. kali ajah dapet thr kekekek…

jiwa ituh samah ndak,yah samah ruh. kayaknyah, sih samah (lho, kok?) kalo samah berarti kita memang dikasih tau sedikit pengetahuan tentang ruh , kate alquran, seh gituh tapi sedikitnyah seberapa ndak tau-tau amat.

buku tentang ruh ituh kayaknyah enakkan mbaca karangan ibnu qoyyim tapi sayah ndak punyak jadi ndak mbaca. ada yang mo mbeliin? hehhe…

@ayyashiyahya

you are wellcome,
rupanya anda teman di myQ ya?..hehehehe

ada nggak ya, yang mau beliin tuh buku? hehehe
coba saja di google…

teman? ih ngaku2 😛
iyah sayah anak myq. suamihs ayah sering diskas samah sampeyan di blog kayaknyah, soale kalo doi onlen sering liyat . he is watonist

@ayyashiyahya

o, gitu…
watonist..its a familiar name on the community
so, what’s relationship with him?


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: