
Mengapa dosa waris tidak dikenal dalam ajaran Islam?
Dan mengapa dosa waris hanya dikenal dalam ajaran Kristen?
Terlepas dari pengaruh “rasul” Kristen, yakni paulus yang mengajarkan pentingnya penghapusan dosa waris yang diwariskan atas kesalahan nabi Adam as dan istrinya yang dianggap sebagai kesalahan akibat makan buah terlarang akibat digoda ular, (satu-satunya binatang yang ada di sorga versi Kristen dan dikutuk makan debu saja seumur hidupnya) sehingga mereka dianggap terusir atau diusir oleh Allah SWT dari surga yang indah. Sehingga oleh “rasul palsu” ini, mengajarkan kepada orang2 pemuja jesus itu harus melakukan pembabtisan. Guna menghapus dosa warisan itu.
Aneh bin ajaib, belum tau apa-apa sebagai bayi yang baru saja lahir, tapi sudah harus memikul dosa yang tidak pernah diperbuatnya. Itulah salah satu dogma Kristen. What ever that.
Namun kita tidak sedang membicarakan ajaran yang “aneh bin ajaib” itu.
Kita akan menggali makna mengapa nabi Adam as dan hawa harus turun ke alam dunia tamasya ini. Dalam ilmu tasawuf, sebagaimana yang diajarkan dalam pelajaran ma’rifat secara turun temurun oleh para raja-raja tasawuf hingga kepada kita Bahwa”
Karena kehendak Allah Subhanahu wa Taala jualah, agar dunia ini dipenuhi dengan manusia, maka adam dan hawa diperintahkan harus turun ke dunia;
Adam dan hawa, dengan suka cita mendengar dan turut kehendakNya;
sekalipun mereka harus meninggalkan Kerajaan Syurga yang indah dan Kekal; mereka harus memasuki dunia tamasya yang sunyi dan lenggang, lagi penuh dosa dan cela, lagi penuh susah dan sengsara;
Adam dan Hawa pun melangkah keluar meninggalkan Kerajaan Syurga yang indah dan senang, dengan sekejab;
Adam dan Hawa pun melangkah keluar.
Adam melalui pintu sebelah kanan;
“ Syidratul Yaqien”namanya, maka turunnya di Syafa.
Hawa, melalui pintu sebelah kiri;
“Ainal Yaqien”namanya, maka turunnya di Marwah.
Kedua tempat ini (syafa dan marwah) letaknya agak berjauhan;
Adam dan hawa telah menjadi orang asing yang benar, karena mereka telah berada didalam tanah perasingan, yang sungguh amat jauh dari tanah asalnya.
Syafa dan marwah, adalah dua buah bukit batu yang terdapat di lembah. Itulah Tanah Muqaddam, yakni Tanah yang terawal dipijak oleh kedua orang asing tersayang. Karena letaknya agak berjauhan, sungguh amat bingung dan ngeri, maka dengan hati yang berdebar-debar kedua orang asing itu berlari-larian kian kemari tujuh kali berulang-ulang mencari satu dengan yang lain, akhirnya di marwahlah kedua orang asing itu bertemulah seperti sedia kala.
Syafa dan marwah, adalah dua buah bukit yang terdapat di lembah di Makkatul Mukkarramah, kini berada di dalam Masjidil Haram, disebelah Barat Baitullah; karena Syafa dan Marwah itu adalah suatu tempat bersejarah yang terawal sejak kedua orang asing itu pertama kali memijak bumi yang fana ini, maka disanalah ditetapkan menjadi tempat “Saiy”
Bagi seluruh anak cucu Adam yang berkunjung untuk menjalankan Ibadah Hajji.
Bahwa pada saat pertemuan kedua orang asing itu, disebut hari” Jummat”
Yakni hari Pertemuan/perkumpulan yang mulia:
Amatlah senangnya hati kedua orang itu, karena merka telah dapat berbuat menurut kehendaknya.
Demikianlah kisah leluhur kita nabi Adam as dan hawa. Itulah mengapa dosa warisan tidak dianggap dan tidak akan pernah diyakini oleh muslim. Keduanya turun kemuka bumi ini semata-mata karena kehendak Allah SWT.
Semoga bermanfaat bagi yang membacanya dan diberikan karunia Allah bagi hati yang ikhlas atas tulisan ini.
amin.
haniifa berkata,
Juni 7, 2009 @ 4:09 pm
Assalamu’alaikum, @Mas Adi Isa
Subhanallah..
Semakin mencerahkan semuanya dari pernik-pernik blog hingga ke content nyah, terutama bagian yang ini:
_______________________________________
agi seluruh anak cucu Adam yang berkunjung untuk menjalankan Ibadah Hajji.
Bahwa pada saat pertemuan kedua orang asing itu, disebut hari ”Jummat”
_______________________________________
Saya copas komentar dari blog imankristen, agak berat loadingnya seehh… mudah-mudahan ada tambahan dari rekan-rekan sekalian.
#CosmicBoy… berkicau
Masak bahasa Arab kalian ngga tau?
“Jemaat” bermaksud berkumpul BUKAN hari Jumaat!
Teriring salam hangat selaluk, Haniifa.
adi isa berkata,
Juni 12, 2009 @ 1:58 am
wa’ alaikum salam wr.wb
bro haniifa.
well, saya kira anda benar, nabi Isa as,
tidak pernah mengajarkan ibadah dihari minggu. entah “mengapa rasul palsu” mereka, mengajarkan demikian.
kalau kata saudara filar biru “ah..sudahlah..
hehehe
salam hangat.
KangBoed berkata,
Juni 7, 2009 @ 8:37 pm
hmm.. terus mengenai memakan buah kuldi.. bagaimana.. salah adam, hawa apa iblis.. atau tidak pernah memakan buah.. *kok jadi bingung*.. maaf..
Salam Taklim
Salam Sayang
adi isa berkata,
Juni 12, 2009 @ 2:12 am
kang boed, saya nggak heran kalau
anda menjadi bingung..hehehehe
samma..dengan saya..”(awalnya)
lihat al’quran albaqarah berikut ini:
[35] Dan Kami berfirman: “Hai Adam diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.
[36] Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan”.
[37] Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.
[37] Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.
[38] Kami berfirman: “Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”.
secara tersurat, alquran memberikan keterangan, bagaimana adam dan hawa
terpedaya oleh iblis, lewat nafsunya.
sehingga akhirnya mereka harus turun kedunia.entah itu mereka benar2 makan buah yang dilarang tersebut atau hanya karena mendekati pohon tersebut.
ingat, dalam pelajaran hakekat,
menggali dan mengetahui makna yang tersirat dari setiap kejadian adalah inti dari pelajaran hakekat itu sendiri.
maka “kehendak Allah” jualah semua hal tersebut berlaku….
sebagaimana yang telah saya urai dari artikel diatas, semua itu datang dari Allah lewat ilmu yang diberikan secara turun temurun mulai dari Baginda Rasullullah ataupun langsung kepada raja-raja tasawuf.
saya yakin, orang yang pandai seperti anda, segera paham sampai kesana..
salam hangat.
sang penghujat.
Ayruel Chana berkata,
Juni 8, 2009 @ 2:24 am
wuih..theme baru….
nanggapin artikel jadi ingat pertanyaan si tukan ronda…mana yang lebih besar dosa adam dibandingkan firaun..
hhh..sampe saat ini blum ada jawaban…oh ya..yesus kan berdosa juga..kaena yesus ada hubungan ama pelacur..
adi isa berkata,
Juni 12, 2009 @ 2:18 am
wah, saya koq baru tau
ada pertanyaan begitu bro ayruel?
di blog mana ya?
so, kalau menurut saya,
saya kira, kita tak perlu membandingkan soal dosa sapa yang lebih besar,
karena wujud dosa itu sendiri, tak ada yang tau, kecuali Allah sendiri.
kalau soal jesus,
saya kira, yang namanya manusia tentulah punya dosa.
jesus kan emang manusia,..hehehe
mas ayruel, emang kalau ada hubungan dengan pelacur, itu dosa juga ya? hehehe…bisa dirinci hubungan macam mana? hehehe…just kidding.
salam hangat.
Ayruel Chana berkata,
Juni 8, 2009 @ 2:28 am
nambah koment..
Adam turun bumi..menunjukkan perintah ALLAH itu jalan…
Bukan seperti pendapat atheis..bahwa perintah ALLAH tak terlaksana oleh Iblis…
Padahal kita tahu bahwa Azazil menjadi Iblis itu pun perintah…
moga dapat dipahami
adi isa berkata,
Juni 12, 2009 @ 2:20 am
ya, namanya juga atheis..mas..
hehehe, mencari pembenaran lewat logikanya..
bukan mencari kebenaran dibantu dengan logika yang terbatas.
good input.
salam
Filar Biru berkata,
Juni 8, 2009 @ 7:35 am
Postingan seperti ini sudah pernah saya publikasikan di blog lama saya “SI TUKANG RONDA” yang sekarang entah kemana heheheh.
Tapi sedikit berbeda dalam postingan tersebut saya ingin memberikan sebuah paradigma tentang kisah Nabi Adam & Hawa. (Datuk dan Nenek Moyang Manusia).
Namun inti dari kisah tersebut adalah “Jurus Pemungkas” dari dosa warisan bualan oom paulus dan teori gila evolusi bualan oom darwin.
Namun kita sebagai kaum yang berakal cerdas memang susah menjelaskan dan menyakinkan mereka (nasrani).
tapi tak apalah tugas kita adalah menyampaikan yang haq, beriman dan tidak beriman mereka itu kembali kepada Allah SWT.
Kisah Adam dan Hawa merupakan tonggak sejarah dimulainya peradaban manusia dibumi yang semula hanya dihuni nenek moyang dinasaurus heheheheh.
Allah harus mengorbankan binatang jelek ini demi berdirinya sebuah kekhalifahan di bumi.
Dosa waris bualan santo paulus laris manis dipasaran bak kacang goreng. sebab secara tidak langsung manusia telah menghilangkan berbagai beban berat yang dipikulkanNya kepada manusia. Siapa yang tidak mau hidup menjadi “bebas merdeka”?
Semua orang mau hidup bebas dan merdeka tapi bebas merdeka yang bagaimana?
Itulah guna islam sebagai filar cahaya petunjuk bagi manusia yang beriman.
Nah…sampai disini timbul lagi berbagai pertentangan dan hujatan serta comoohan terhadap islam.
intinya kisah adam dan hawa yang diceritakan oleh Allah SWT dalam Al Quran tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memberitahukan atas ketololan dan kedunguan manusia itu sendiri. Saya katakan tolol sebab bisa/mau dirayu oleh iblis, saya katakan dungu sebab takabur. Untunglah Allah masih mau “berbaik hati” dengan menurunkan Al Quran kalau tidak maka kedunguan dan ketololan manusia menjadi bahan mainan bagi punggawa iblis.
Telah diturunkan Al Quran tetap saja manusia banyak yang tolol dan dungu, mau di kasih surga malahan milih neraka. Ah…sudalah….
adi isa berkata,
Juni 12, 2009 @ 2:22 am
well..saya kira anda cukup pakar
dalam hal ini..hehehe
salam hangat
KangBoed berkata,
Juni 10, 2009 @ 1:31 pm
Wooooooooow.. kereeeeeeenxzzzzz.. tempatnyaaa.. ditunggu undangan peresmian rumah barunya yaaaaa
Salam Sayang
adi isa berkata,
Juni 12, 2009 @ 2:25 am
sorri kang boed,
peresmiannya sudah lewat..dan acara makan-makannya sudah dibawa masuk hutan kemarin, di perkebunan..hehehehe
salam sayang juga..
hala..apaan..hehehe
sang penghujat.
Temennya Aisyah berkata,
Juni 12, 2009 @ 9:37 pm
http://islamexpose.blogspot.com/2007/01/islam-merendahkan-derajat-perempuan.html
adi isa berkata,
Juni 13, 2009 @ 2:04 am
saya bukan pendatang baru di blog tersebut, coba deh kamu cek komentator disana,sepertinya semua kenal dengan nama adi isa sebagai penghujat hehehehe
salam narsis.
jelasnggak berkata,
Juni 19, 2009 @ 1:09 am
Semoga berfikir
http://jelasnggak.wordpress.com/2009/06/19/dagelan-teman-muslim/
adi isa berkata,
Juni 19, 2009 @ 2:29 am
saya rasa, anda yang mesti berfikir
tujuh kali lipat lebih besar, dan 7 kali lipat lebih dalam, kenapa tuhan anda harus mati secara menggenaskan?
mana kemahaannya yang lebih, jika benar dia adalah tuhan yang menjelma jadi manusia?
mana kemahaannya, saat dia nggak tau, apakah mati karena ditusuk lambungnya atau mati karena justru minum racun yang dikira anggur?
mana kemahaannya, saat lapar, malah minta ikan goreng, sama orang lain?
itukah tuhan?
that’s the real god you mean?
only becouse he have a kindness, and rise to the world without father?
its not amazing for me, becouse what?
you know, malkesedek?
more miracle a live, just open your bible…
think again..
haniifa berkata,
Juni 19, 2009 @ 6:08 am
Wahh…. nggak kebaca hehehe
Hale Kuya
haniifa berkata,
Agustus 13, 2009 @ 3:12 pm
@Kang Adi Isa
,soalnya bukan sekedar teori doang… pokoknya mah @kang Adi Isa = top makotop !!!
Subhanallah
Kalau bicara soal Islam vs Kristen, saya mah ikutan sama @kang Adi…
Salam hangat selalu, Saudaraku.
#Haniifa.
adi isa berkata,
Agustus 13, 2009 @ 3:23 pm
hanya Allah yang mengetahui segala sesuatunya.
tks kang,
salam hangat
qarrobin berkata,
Agustus 14, 2009 @ 10:20 am
salam kenal
salam sayang
hatur tengkiu ilmunya
i love u phuuuuullll
wahyu5767 berkata,
Oktober 6, 2009 @ 12:09 pm
Asslamualaikum….
Bismillah puji syukur kepada pemberi rejeki ….
tak disangka hanya dalam waktu 189 hari saya telah mendapatkan rejeki yang begitu besar Rp 20,350,000.dan Alhamdulillah kini ada yang telah mendapatkan Rp8.043.750 hanya dalam waktu 6 bulan.ini bukan penipuan tapi benar benar terjadi!! inilah bisnis online yang patut dicoba.terbukti..!!
informasi lengkap silahkan klik ::
http://tabunganfinansial.blospot.com
Bukti kiriman oleh saudari ani rahayu melalui email yang dikirimkan ke email saya beberapa hari lalu,yang telah mendapatkan Sharing Royalti Profit,artinya Tabungan ekstra ternyata benar-benar investasi yang menjanjikan,investornya betul mendapatkan Rp8.043.750.luar biasa hanya dengan investasi Rp200.000 Tabunganekstra bisa mewujudkn impian setiap orang yang menginginkan investasi kecil dengan hasil maksimal.
apa yang saya sampaikan ini bukanlah penipuan saya orang beriman dan saya tidak akan memasukkan uang haram ke perut keluarga saya hanya dari hasil menipu..!
subahanallah..
terima kasih
wahyu makassar
hh berkata,
Oktober 12, 2009 @ 8:47 pm
@ Brother Benhur, Yth.
1. Mengapa dosa waris tidak dikenal dalam ajaran Islam?
Dan mengapa dosa waris hanya dikenal dalam ajaran Kristen?
=>Bro. Benhur,
Mengapa dosa warisan itu ada dalam ajaran kristen?
Karena ‘hukum/peraturan’ yang dibuat oleh Tuhan bagi manusia (keseluruhan manusia; Adam dan keturunannya, walaupun pada saat itu Adam belum punya keturunan). Bila peraturan itu dituruti akan hidup kekal selamanya, tetapi bila peraturan itu dilanggar akan berakibat kematian kekal.
Dalam ajaran Kristen, dosa dan setan/iblis tidak diciptakan oleh Tuhan. Dosa ada karena pemberontakan Pemimpin Malaikat di sorga yang ingin menyamai kedudukan Tuhan. Malaikat yang memberontak itulah yang disebut setan atau iblis, dan pemberontakan itulah yang disebut dosa. Karena Tuhan adalah Mahasuci, maka dosa dan sumber dosa itu dibuang dari sorga dan akan dibinasakan kelak melalui neraka.
Itulah sebabnya, jika manusia yang ditempatkan di Taman Eden itu memilih berdosa, maka bagiannya adalah kematian kekal, karena akan dibinasakan bersama dengan setan di neraka.
Peraturan dan akibatnya itu tidaklah berlaku hanya bagi Adam dan Hawa saja, tetapi bagi yang namanya Manusia, yaitu Adam dan keturunannya. Karena berlaku umum bukan karena berbuat sendiri, maka disebut diwarisi. ____________________
2. Aneh bin ajaib, belum tau apa-apa sebagai bayi yang baru saja lahir, tapi sudah harus memikul dosa yang tidak pernah diperbuatnya. Itulah salah satu dogma Kristen. What ever that.
=>Kalau boleh saya berikan contoh, sbb: Misalnya akibat kesalahan pemerintah Indonesia, katakan periode sekarang (2009-2014) sehingga pemerintah Malaysia memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia, dan akibatnya semua hubungan kedua Negara itu terputus. Maka semua penduduk Indonesia, baik yang sudah uzur maupun yang baru lahir dan yang akan lahir dikemudian hari terkena akibat dari pemutusan hubungan tersebut. Apa salah anak anak Indonesia yang akan lahir sesudah pemutusan hubungan diplomatik itu?
=>Itulah konsekuensi dari hukum /peraturan itu.
Sekalipun konsekuensinya seperti itu, Tuhan memberikan solusi pemecahan masalah itu. Manusia itu ditebus. Bagi siapa saja yang menerima tebusan itu akan beroleh kembali kehidupan kekal tersebut.
_________________
3. Terlepas dari pengaruh “rasul” Kristen, yakni paulus yang mengajarkan pentingnya penghapusan dosa waris yang diwariskan atas kesalahan nabi Adam as dan istrinya yang dianggap sebagai kesalahan akibat makan buah terlarang akibat digoda ular,
=>Hal itu bukanlah pengaruh dari Paulus. Paulus hanya mengabarkan berita Penyelamatan itu, sama seperti murid-murid Yesus yang lain.
_________________
4. (satu-satunya binatang yang ada di sorga versi Kristen dan dikutuk makan debu saja seumur hidupnya) sehingga mereka dianggap terusir atau diusir oleh Allah SWT dari surga yang indah.
=>Tidak baik mengada ada brother Benhur,
Semua peristiwa itu; penciptaan Adam dan Hawa, jatuhnya mereka dalam dosa dst, terjadi di bumi ini. Adam dan Hawa tidak diciptakan di sorga.
__________________
5. Sehingga oleh “rasul palsu” ini,
=>Apa alasan bro. Benhur mengatakan bahwa Paulus adalah rasul palsu?
Perhatikanlah dengan baik baik, mulai dari kitab Kisah Para Rasul hingga semua tulisan tulisannya kepada jemaat jemaat, semuanya apa yang dikerjakannya adalah untuk memberitakan kabar Penyelamatan yang telah dilakukan oleh Yesus. Dan itulah sebabnya mengapa Paulus disiksa, dipenjara dan dihukum mati, adalah karena menyebarluaskan penebusan yang dilakukan oleh Yesus, dimana para pemimpin Yahudi tidak berterima samasekali tentang hal tersebut.
=>Sekali lagi, semua hal yang diberitakan oleh Rasul Paulus adalah fakta, bahwa Yesus telah berkorban untuk menebus manusia dari dosa.
Kisah Para Rasul 2:32
Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.
=>Apakah mungkin Paulus mau berkorban hanya untuk sesuatu yang tidak benar?
__________________
6. mengajarkan kepada orang2 pemuja jesus itu harus melakukan pembabtisan. Guna menghapus dosa warisan itu.
=>Bukan babtisan itu yang menghapus dosa itu, Yesus yang menghapusnya.
Babtisan itu adalah sebagai tanda bahwa seseorang telah menerima penebusan itu. Diselamkan kedalam air melambangkan telah ikut mati bersama Yesus dalam kematian sebagai upah dosa tersebut. Bangkit dari air itu melambangkan bahwa telah ikut dalam kebangkitan Yesus dari mengalahkan maut akibat dosa itu.
__________________
Namun kita tidak sedang membicarakan ajaran yang “aneh bin ajaib” itu.
=>Kalau tidak sedang m embicarkan, maka judul postingan anda cukup dengan “Nabi Adam as, dan Haji”, agar judul sesuai dengan isi.
Salam.